Aku mengerang sambil meremas rambutnya sebagai respon permainan lidahnya yang liar.

Puas menjilati vaginaku, dia menyuruhku duduk menyamping di pangkuannya.

aku ketahuan suamiku selingkuh dan ngentot sesama jenis s ai puas dan ketagihan-4

Pak Joko mendekapnya dan mencumbunya mesra, lidah mereka berpaut dan saling menghisap.

Kini Taryo yang senjatanya sudah di reload meminta gilirannya.

Pak Joko merundukkan badannya agar bisa menyusu dari payudaranya, diemut-emut dan ditariknya puting itu dengan mulutnya.

Sekitar limabelas menit kemudian mereka berganti posisi karena Pak Joko juga sudah mau mencoblos lagi.

"Bapak tusuk di pantat yah Neng, tahan yah kalo agak sakit" kata Pak Joko meminta ijin. " erangnya saat Pak Joko memasukkan telunjuknya ke anusnya, lalu dia masukkan juga jari tengahnya sambil diludahi dan digerak-gerakkan untuk melicinkan jalan bagi penisnya. " erangannya berubah jadi jeritan ketika pantatnya dihujam seperti itu. Setelah menutup pintu kulkas dan membalik badan tiba-tiba Taryo sudah di belakangku, kaget aku sampai gelas di tanganku hampir jatuh. Ngagetin aja lu Tar, dateng nggak kedengeran gitu kaya setan aja! Aku melihat tubuhnya yang telanjang, penisnya dalam posisi setengah tegang, pelirnya menggantung di pangkal pahanya seperti kantung air.

"Jangan terlalu kasar yah Pak, saya takut nggak tahan" kata Yessica dengan suara lemas. Setelah merasa cukup, Pak Joko mulai memasukkan barangnya ke sana, kelihatannya cukup susah sehingga dia harus pakai cara tarik ulur, keluarin satu senti masukkan tiga senti sampai menancap cukup dalam dan setelah setengahnya lebih dengan sedikit tenaga dia hujamkan hingga mentok. Kedua penjaga villa ini bagaikan kuda liar menggarap kedua liang senggama sepupuku, kedua tubuh hitam yang menghimpit tubuh putih mulus itu seperti sebuah daging ham diantara dua roti hangus, mereka sudah bermandikan keringat dan nampak sebentar lagi akan mencapai puncak. Setelah berbasa-basi sejenak aku mendekati dan memeluknya, berpelukan mulut kami mulai saling memagut, lidah bertemu lidah, saling jilat dan saling belit, kugenggam penisnya dan kupijati.

Kali ini tanpa melepas penisnya Taryo mengangkat tubuh Yessica, dia sendiri membaringkan diri di tikar sehingga Yessica kini diatasnya.

Kemudian Pak Joko menyuruhnya agar mengangkat pinggulnya, Yessica lalu mencondongkan badannya ke depan sehingga pantatnya menungging dan payudaranya tepat di atas wajah Taryo. "Ya sudah istirahat aja dulu, gua mau minum nih haus! Aku menuangkan air dingin dari kulkas dan meminumnya. " Tanpa berkata-kata dia mengambil gelas yang kusodorkan dan meminumnya.

Setelah menaikkan kedua betisnya ke bahu, Taryo menyentuhkan kepala penisnya ke bibir vaginanya. Aku sebagai juru kamera sudah terlalu menghayati sampai tak sadar kalau tangan kiriku menyelinap lewat bawah bajuku dan memijiti payudaraku sendiri, kuputar-putar putingku yang sudah mengeras dari tadi.